Di sela-sela Pertemuan Tingkat Menteri Asean di Jakarta, Senin (4/9), 3 negara yaitu Serbia, Panama, dan Kuwait, menandatangani Traktat Persahabatan dan Kerja Sama dengan Asean.

JAKARTA - Serbia, Panama, dan Kuwait, menjadi negara ke-52, 53, dan 54 yang mengaksesi Traktat Persahabatan dan Kerja Sama (Treaty of Amity and Cooperation/TAC) dengan Asean. Penandatanganan traktat ini dilakukan di sela-sela Pertemuan Tingkat Menteri Asean di Jakarta, Senin (4/9).

Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno LP Marsudi, dalam sambutannya pada seremoni penandatanganan menyampaikan apresiasi kepada ketiga negara tersebut.

"Selama bertahun-tahun, TAC telah memainkan peran penting sebagai norma dan prinsip kolektif untuk mendorong hubungan baik, kebiasaan dialog, dan hidup berdampingan secara damai di kawasan," kata Menlu Retno.

Menlu retno menambahkan bahwa di tengah dinamika geopolitik yang sarat akan rivalitas dan krisis kepercayaan, sangat penting memperkuat nilai-nilai yang ada di TAC untuk membangun kepercayaan.

Meningkatnya jumlah negara yang mengaksesi TAC menunjukkan antusiasme positif yang terus tumbuh. Ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat stabilitas di kawasan dan dunia. TAC ini pun diharapkan harus bisa menyatukan Asean dan mitra wicara untuk mendorong kerja sama konkret dalam mengatasi tantangan bersama, mulai dari perubahan iklim, ketahanan pangan dan energi, hingga proliferasi kejahatan transnasional.

Penandatanganan TAC dilakukan oleh Menlu Serbia, Ivica Dacic, Wamenlu Panama, Vladimir Franco, dan Wamenlu Kuwait, Sheikh Jarrah Jaber Al Ahmad al Sabah.

Sebelumnya di sela-sela pertemuan para menlu Asean ke-56 di Jakarta pada Juli 2023, Arab Saudi telah menandatangani TAC ini, sehingga tahun ini total ada 4 negara yang akses TAC. SB/I-1

Baca Juga: