Kementerian Pertambangan dan Energi Serbia meluncurkan panggilan publik untuk memilih mitra strategis untuk memasang pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan total kapasitas koneksi 1 GW, bahkan 1,2 GW pada kondisi puncak. Ini bersama dengan setidaknya 200 MW penyimpanan baterai dengan kemungkinan menyimpan minimal 400 MWh.

Menurut pengumuman tersebut, batas waktu untuk mengajukan penawaran untuk kemitraan strategis untuk memasang pembangkit listrik tenaga surya dan penyimpanan baterai adalah 20 September.

Pada awal Mei, Pemerintah Serbia memulai prosedur untuk memilih kontraktor untuk membangun fasilitas dan menyerahkannya kepada perusahaan listrik milik negara, Elektroprivreda Srbije (EPS) di bawah kesepakatan siap pakai. Sepuluh hari yang lalu, Pemerintah telah mengadopsi sebuah keputusan yang mendefinisikan isi dan proses pelaksanaan panggilan publik, kriteria partisipasi dan evaluasi penawaran serta metode pemilihan mitra strategis.

Mitra strategis akan diminta untuk mendapatkan surat pernyataan kesanggupan (letter of intent) mengenai pembiayaan proyek. Perusahaan yang terpilih akan ditugaskan untuk mengoperasikan dan memelihara pembangkit listrik tenaga surya dan unit penyimpanan energi selama dua tahun, demikian bunyi panggilan publik tersebut.

Mitra strategis akan diminta untuk mendapatkan surat-surat perjanjian mengenai pembiayaan untuk proyek tersebut, dengan jangka waktu pembayaran minimal 15 tahun. Selama pemilihan, kerangka peraturan untuk prosedur pengadaan publik dan kemitraan publik-swasta tidak akan diterapkan, demikian bunyi panggilan publik tersebut.

Kriteria untuk menerima penawaran termasuk sejumlah besar pekerjaan pada pembangunan pembangkit listrik, dengan kapasitas setidaknya 25.000 MW, lebih dari 5.000 karyawan, dan omset EUR 4,5 miliar per tahun selama tiga tahun terakhir.

Sebagai catatan, pemerintah juga berniat melakukan hal yang sama untuk pembangkit listrik tenaga angin dengan total kapasitas 1 GW.

Sebagai informasi, pembangkit listrik tenaga surya adalah fasilitas yang menggunakan energi matahari untuk menghasilkan listrik. Energi surya diubah menjadi listrik melalui berbagai teknologi, salah satunya adalah sel surya (solar cells) yang mengandung bahan semikonduktor.

PLTS merupakan salah satu solusi penting dalam mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil dan mengatasi perubahan iklim. Seiring berjalannya waktu, diharapkan teknologi ini akan semakin maju dan menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat luas.

Meskipun PLTS memiliki banyak keuntungan, masih ada beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti biaya awal yang tinggi, penyimpanan energi, dan keterbatasan teknologi. Namun, dengan perkembangan teknologi dan dukungan pemerintah yang tepat, PLTS menjadi semakin menarik sebagai solusi energi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Baca Juga: