JAKARTA - Platform berbagi video TikTok memungkinkan pengguna untuk mengunggah pembaruan teks 1.000 karakter, perusahaan milik Tiongkok ini mengumumkan pada Senin (24/7).TikTok adalah platform terbaru yang meniru fitur microblogging Twitter setelah Meta.

Pengguna TikTok nantinya dapat menambahkan tag suara dan lokasi ke kiriman teks mereka, dan pengguna lain dapat berkomentar dan membagikan kiriman ini seperti yang mereka lakukan dengan pembaruan foto atau video.

Pengumuman TikTok datang kurang dari sebulan setelah Meta meluncurkan Threads, yang dibuat untuk menyaingi Twitter.

Setelah pemilik Twitter Elon Musk mengumumkan bahwa platformnya akan memberlakukan batasan pada jumlah harian unggahan yang dapat dilihat oleh pengguna yang tak membayar, popularitas Threads melesat, mendapatkan lebih dari 100 juta pengguna dalam lima hari sejak diluncurkan.Namun, jumlah pengguna harian dilaporkan berkurang setengahnya setelah itu.

Selain dari platform ini, aplikasi yang lebih kecil seperti Bluesky, Mastodon, dan Truth Social milik mantan Presiden AS Donald Trump semuanya tidak berhasil menarik pengguna Twitter.

Platform media sosial sering menyalin fitur satu sama lain.Instagram memperkenalkan Stories pada tahun 2017 untuk bersaing dengan Snapchat, sebuah keputusan yang akan ditiru oleh hampir semua platform lain - termasuk Twitter dengan fitur Fleets.Instagram juga memperkenalkan Reels pada 2020 untuk menyaingi TikTok. YouTube meluncurkan fitur Shorts serupa pada tahun berikutnya.

Baca Juga: