JAKARTA - Transportasi umum terbaru di Ibu Kota, Moda Raya Terpadu atau MRT, diperkirakan mampu mengurangi hingga 5.600 kendaraan pribadi di lalu lintas Kota Jakarta.

"MRT mampu mengangkut 17 sampai 18 ribu orang per hari, di dalam kendaraan pribadi setidaknya ada dua sampai tiga orang sehingga akan mengurangi jumlah sekitar 5.600 kendaraan pribadi," kata Kasubdit Pembinaan Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Muhammad Nasir, di Jakarta, Selasa (18/6).

Artinya, kata Nasir, MRT mampu mengurangi kendaraan di jalan secara operasional. "Dengan keberadaan MRT, Transjakarta dan nanti LRT tentu akan mengurangi beban jalan," ujar dia.

Sementara itu, penerapan sistem ganjil-genap di ruas jalan protokol DKI juga cukup membantu untuk mengurai kemacetan di ibu kota.

"Ganjil-genap dan buka-tutup jalan cukup membantu secara jangka pendek, namun konsep jangka panjang harus ada solusi yang fundamental dalam membangun sistem transportasi," ujar Nasir.

Hasil survei sistem ganjil-genap oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Perhubungan saat penyelenggaraan Asian Games 2018 menunjukkan 24 persen pengguna kendaraan pribadi beralih menggunakan angkutan umum. pin/P-5

Baca Juga: