MADRID - Lionel Messi yang frustrasi meminta perubahan setelah Barcelona menyerahkan gelar La Liga kepada Real Madrid. Pemain asal Argentina itu memperingatkan Barca juga akan gagal di Liga Champions jika tidak segera berbenah.

Upaya terakhir Barca untuk mempertahankan gelar La Liga justru berakhir dengan sedih di Camp Nou, Jumat (17/7) dini hari WIB. Klub Catalan itu kalah 1-2 dari tamunya, Osasuna. Sementara kemenangan Madrid 2-1 atas Villarreal memastikan mereka merebut mahkota juara La Liga.

Kekalahan meningkatkan tekanan pada pelatih Quique Setien, yang mengambil alih tim pada Januari saat Barcelona duduk di puncak klasemen.

Presiden klub Josep Maria Bartomeu mengatakan Setien akan tetap bertanggung jawab untuk Liga Champions bulan depan. Barca memainkan leg kedua mereka di kandang melawan Napoli pada babak babak 16 besar. Laga leg pertama berakhir imbang 1-1.

"Saya sudah mengatakan sejak lama bahwa jika melanjutkan dengan cara ini, akan sangat sulit untuk memenangkan Liga Champions dan itu telah terbukti menjadi kasus di La Liga juga," kata Messi usai kekalahan dari Osasuna. "Jika kami ingin berjuang untuk Liga Champions kami harus banyak berubah karena jika tidak, pada pertandingan melawan Napoli, kami juga akan kalah," tandasnya.

Messi mencetak gol lewat tendangan bebas yang brilian ke gawang Osasuna. Tapi itu tidak cukup. Madrid unggul tujuh poin dari Barcelona jelang putaran terakhir La Liga, Minggu. "Kami tidak berharap atau ingin menyelesaikan musim seperti ini. Tetapi merangkum penampilan sepanjang tahun, kami sangat tidak konsisten, sangat lemah, terpukul, dan tanpa keinginan," jelas Messi.

Jika Barcelona lolos dan menyingkirkan Napoli, mereka akan menghadapi Bayern Munich di babak delapan besar, dengan satu leg sampai ke final.ben/AFP

Baca Juga: