JAKARTA - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) telah menyiapkan rencana induk kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di tiga sektor, yakni tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga insinyur hingga 2024.

Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Kemristekdikti, Ali Ghufron Mukti, di Jakarta, Senin (26/2), menjelaskan, di rencana induk itu dihitung berapa kebutuhan tenaga kerja per masing-masing bidang. Contohnya, guru sekolah menengah kejuruan (SMK), dan berapa kebutuhan guru otomotif dan elektro.

Selain menghitung kebutuhan guru SMK, di rencana induk itu juga dibahas mengenai kebutuhan guru sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) dan juga sekolah menengah atas (SMA). Begitu juga untuk tenaga kesehatan dan keinsinyuran. Untuk penghitungan berapa yang dibutuhkan juga mengacu pada peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengenai kebutuhan guru.

"Bahkan untuk tenaga kesehatan, kami sudah bikin hingga tingkat provinsi," ungkapnya.

Dalam rencana induk itu juga, kata dia, untuk tenaga keinsinyuran bahkan dihitung tidak hanya kebutuhan tenaga untuk tingkat sarjana, bahkan untuk tingkat diploma. cit/E-3

Baca Juga: