Setelah menang dalam pilpres putaran akhir pada November, Javier Milei pada Minggu (10/12) dilantik sebagai Presiden Argentina yang baru.

BUENOS AIRES - Ekonom sayap kanan, Javier Milei, dilantik menjadi presiden Argentina yang baru saat negara Amerika selatan tersebut menghadapi tantangan untuk membangun kembali perekonomiannya yang memburuk.

Milei memenangkan pemilihan presiden putaran akhir pada November. Ia digambarkan mirip mantan Presiden AS, Donald Trump, karena membuat pernyataan radikal. Langkah-langkah tersebut termasuk menghapuskan bank sentral Argentina dan mengubah alat pembayaran yang sah terhadap dollar AS.

Saat upacara pelantikan di ibu kota Buenos Aires pada Minggu (10/12), Milei mengambil selempang dan tongkat kepresidenan dari pendahulunya, Alberto Fernandez.

"Saya bersumpah akan menurunkan inflasi yang bisa mencapai 15.000 persen per tahunnya. Inflasi ini merupakan warisan yang ditinggalkan oleh pemerintahan sebelumnya," pidato Milei di depan para pendukungnya.

Milei pun meminta pemahaman masyarakat mengenai reformasi, dengan mengatakan bahwa situasi akan memburuk dalam jangka pendek, tetapi upaya untuk membangun kembali perekonomian akan segera membuahkan hasil dan menjadi dasar bagi pertumbuhan yang solid. SB/NHK/I-1

Baca Juga: