Jakarta Bangkit diusung sebagai tema perayaan tahun kedua HUT Kota Jakarta di masa pandemi. Kebangkitan Jakarta ini diharapkan akan lebih baik lagi daripada masa sebelum pandemi.

JAKARTA - Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengusung Jakarta Bangkit sebagai tema pencanangan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jakarta ke-494, di Balai Kota Jakarta, Senin (24/5).
Gubernur Anies menjelaskan bagaimana Jakarta telah melalui setahun melawan pandemi yang berakibat seluruh aspek di Jakarta mengalami kontraksi karena pembatasan interaksi. "Tahun lalu, kita dalam masa ujian dan tantangan yang relatif baru, karena baru kali ini kita berhadapan dengan wabah. Jadi, tahun kemarin kita ambil tema Tangguh, kita tengok ke belakang bahwa tahun kemarin semua kegiatan landai, baik ekonomi, sosial dan budaya, sehingga kalau diilustrasikan kurvanya menurun," kata Anies.
Anies menjelaskan "Jakarta Bangkit" diusung sebagai tema perayaan tahun kedua HUT Kota Jakarta di masa pandemi.
Dalam tema itu, terdapat semangat dan optimisme, bahkan Anies berharap kebangkitan Jakarta ini akan lebih baik lagi daripada masa sebelum Jakarta menghadapi pandemi. "Tahun ini kita bayangkan sebagai tahun mulai bangkit ke depan ditandai dengan mulai bergeliatnya kegiatan ekonomi, sosial dan budaya. Jadi, kami bayangkan pada saat kita turun kita bertahan dan tangguh dan sekarang kita saatnya bangkit," kata Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.
Melalui imunitas kolektif lewat vaksinasi dan infeksi, Jakarta diharapkan bangkit dan akan lebih baik dari sebelum pandemi.
Anies juga kembali menegaskan komitmen yang telah dijalankan Pemprov DKI sebagai Kota Kolaborasi yakni warganya turut terlibat aktif dalam pembangunan kota. "Kami memang tentukan arah pembangunannya, tapi kami ajak semua terlibat. Ini mindset baru di DKI Jakarta, tapi ini bukan baru bagi Indonesia, karena bangsa ini dibangun dengan semangat gotong royong," lanjutnya.

Logo Bangkit
Guna memeriahkan HUT ke-494 Kota Jakarta, logo yang dipilih memiliki filosofi yang menggambarkan harapan dan mimpi masyarakat Jakarta untuk bangkit. Selain itu, ada elemen identitas Plus Jakarta yang menunjukkan sebagai Kota Kolaborasi.
Untuk diketahui, rangkaian kegiatan HUT ke-494 Kota Jakarta tetap dilaksanakan sesuai protokol kesehatan. Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan rangkaian acara yang diadakan secara virtual. Hal ini dilakukan agar tetap bisa dinikmati oleh masyarakat umum dari rumah masing-masing.
Rangkaian acara HUT ke-494 Kota Jakarta sudah dimulai sejak April 2021 dalam sebuah rangkaian kegiatan bertajuk "Berkah Energi Ramadan". Selain itu, sedang berjalan juga Jakpreneur Fest untuk membantu UMKM naik kelas, terpromosi dan terhubung sebagai upaya membangkitkan perekonomian kota.
Kemudian, akan diadakan pula "Jakarta Investment" yang bertujuan memperbaiki keadaan fiskal Jakarta melalui skema investasi dan membangun Jakarta dengan kolaborasi. Dari sisi transportasi, akan dilaksanakan Penataan Stasiun Tahap II, Fasilitasi Integrasi CSW dan Desain Proteksi Jalur Sepeda.
Sedangkan, untuk pemulihan lapangan pekerjaan, akan dilaksanakan kegiatan Kolaborasi Sosial Berskala Besar Ketenagakerjaan dan Pelatihan Kerja serta upaya untuk Mendorong Penempatan Kerja.
Lalu yang tak kalah penting, Aksi Hemat Energi juga menjadi salah satu rangkaian kegiatan hari ulang tahun Jakarta tahun 2021, yaitu Aksi Pemadaman Lampu pada 7 Landmark Jakarta untuk memperingati World Environment Day, 5 Juni 2021.
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma mengikuti kegiatan ini dari lokasi bekas kebakaran Kwitang di Jalan Kembang V, yang saat ini sudah hampir selesai dilakukan revitalisasi. Pelaksanaan pencanangan di wilayah Jakarta Pusat dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
"Mengingat lokasi berada di dalam gang, maka dibatasi hanya 20 orang yang berada di koridor gang tersebut. Selain itu, semua yang hadir juga telah dilakukan screening berdasarkan hasil tes swab," ujar Dhanny.
Dhany menjelaskan alasan pemilihan lokasi tersebut. Revitalisasi Kampung Kwitang sejalan dengan tema HUT Jakarta yaitu Jakarta Bangkit.
"Karena temanya adalah kebangkitan, maka yang kita angkat adalah Kampung Kwitang yang memang awalnya terpuruk akibat bencana kebakaran yang menghanguskan 31 rumah," tutur Dhanny. jon/S-2

Baca Juga: