248 Destinasi Wisata Kembangkan Ekonomi

LEBAK - Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan penyerapan tenaga kerja, pemerintah Kabupaten Lebak, Banten mengembangkan 248 destinasi wisata. Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lebak, Luli Agustina, di Rangkasbitung, Selasa (18/6), mengatakan pemerintah daerah berkomitmen mengembangkan 248 destinasi wisata.

Dia yakin hal itu akan mampu mendongkrak ekonomi masyarakat dan menyerap tenaga kerja. Dari 248 destinasi wisata yang dikembangkan antara lain wisata buatan, wisata budaya Badui, wisata religi, dan wisata alam.

Untuk destinasi wisata buatan ada permainan air waterboom, peluncuran, dan renang. Ada juga edukasi terkait burung elang, ular phiton, dan landak.

Destinasi wisata alam meliputi pesisir pantai, arum jeram, susur goa, naik gunung, dan air panas.

Selain itu, juga wisata budaya masyarakat Badui. Kebanyakan destinasi wisata dikelola masyarakat setempat bersama Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Selama ini, lanjut Luli, sektor pariwisata cukup strategis mengurangi kemiskinan ekstrem. "Kami mengembangkan sektor pariwisata karena menyumbang kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat," jelas Luli.

Menurutnya, kehadiran destinasi wisata juga menumbuhkan pelaku UMKM dan meningkatkan omzet penjualan. Pelaku UMKM yang tumbuh di lokasi destinasi wisata seperti kerajinan tenun tradisional masyarakat Badui, kerajinan sale pisang, kerajinan aneka makanan camilan berbahan baku pertanian dan perkebunan.

Baca Juga: